Jawaban atas pertanyaan ini ada dua sisi: Global dan rinci. Jawaban seecara global, bahwa mereka disiksa karena kebodohan mereka tentang Allah, mengabaikan perintah-Nya, melakukan kedurhakaan kepada-Nya. Siksa kubur dan siksa akhirat ini merupakan dampak dari kemurkaan Allah kepada orang orang yang durhaka kepada-Nya.
Adapun jawaban secara rinci, Rasulullah SAW pernah mengabarkan tentang dua orang yang beliau lihat disiksa didalam kuburnya, karena salah seorang diantara keduanya berlalu lalang ditengah manusia sambil menyebarkan adu domba dan yang lain tidak bersuci setelah buang air kecil. Itu berarti dia meninggalkan thaharah yang diwajibkan. Jadi perbuatan dosa sekecilpun akan mendapatkan balasannya dari Allah.
Inilah sedikit gambaran rincian orang-orang yang mendapat siksa didalam kuburnya, karena kejahatan yang dilakukannya:
- Mengadu domba, berdusta dan mengghibah.
- Memberikan kesaksian palsu.
- Menuduh para wanita yang suci.
- Menyebarkan fitnah.
- Mengajak kepada bid’ah.
- Mengatakan tentang Allah dan Rasul-Nya yang tidak dilandasi ilmu pengetahuan.
- Berbicara semaunya tanpa aturan.
- Memakan riba, baik orang yang mengambil riba, pemberiannya, penulisnya dan saksi- saksinya.
- Mengambil harta anak yatim.
- Memakan dari uang sogok.
- Mengambil harta saudaranya sesame muslim secara tidak benar atau mengambil harta ahli dzimmah.
- Meminum minumah yang memabukkan.
- Berzina dan homoseks.
- Mencuri dan menipu.
- Menumpuk barang.
- Melakukan hal-hal yang disucikan Allah.
- Menggugurkan hal-hal yang diwajibkan Allah.
- Mengganggu dan menyakiti orang-orang muslim.
- Mencari-cari aib orang muslim.
- Dan masih banyak rincian lain, yang masing-masing tergantung dari sedikit dan banyaknya, kecil dan besarnya.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar